YLBHI.LBHManado – Aksi tak terpuji ditunjukan Pemerintah Kota Bitung dalam rangkayan kegiatan Festival Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 2024. Acara yang digelar selama tiga hari itu pada 29-31 Juli 2024 di rusak oleh aparat yang masuk dan merusak poster kampanye masyarakat Kelelondey. Poster yang dipajang di booth eksibisi masyarakat sipil di lokasi Festival HAM, Kantor Pemerintah Kota Bitung, sebanyak 2 kali dicopot dan diturunkan oleh petugas yang terlihat menggunakan seragam. Poster itu bertuliskan STOP PERAMPASAN LAHAN DI KELELONDEY OLEH TNI AD. Peristiwa pencopotan poster ini terjadi di hari kedua gelaran Festival HAM, yaitu pada Selasa, 30 Juli 2024. Saat para peserta sedang fokus mengikuti sesi di dalam ruang Sarundajang Pemerintah Kota Bitung, sejumlah petugas berseragam yang mengaku dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendatangi booth dan langsung menurunkan poster tersebut. 

Poster awal pertama kali diturunkan

Melihat hal tersebut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manado mengecam keras aksi tidak terpuji yang dihelat di kota cakalang ini. Satriano Pangkey, Direktur LBH Manado menyebutkan mereka adalah pendamping hukum atas masalah perebutan lahan oleh TNI AD di wilayah Langowan.
“Kami LBH Manado selaku pendamping hukum petani Kelelondey mengecam dengan keras penurunan poster ini. Poster tersebut merupakan bentuk aspirasi petani-petani Kelelondey yang hari ini masih berjuang dari upaya perampasan tanah yang dilakukan oleh TNI AD. Sebuah aspirasi yang disampaikan dalam forum festival HAM yang seharunya memberikan jaminan kebebasan, dan ruang aman bagi para korban pencari keadilan,” ucap Direktur.

Poster ke dua

Tambahnya, aksi tak terpuji ini melukai warga Kelelondey dalam menyuarakan kebenaran di acara Festival HAM yang dianggap sebagai ruang aman dalam menyampaikan aspirasi.

“Ini melukai hak warga, terkhusus petani Kelelondey dalam menyuarakan kebenaran. Festival HAM yang seharusnya menjadi mimbar bebas rakyat bersuara, justru terintervensi oleh pihak yang merupakan aktor pelanggaran HAM,” tambah Pangkey.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *